Treesmie

tempat kata bertumbuh dan hati beristirahat

Tentang Treesmie

Tempat kata bertumbuh dan hati beristirahat.

Treesmie adalah taman kecil di dunia maya — tempat kata berakar dan menemukan jalannya pulang.

Ditulis oleh Amie Aksara, dalam nada lembut dan reflektif. 🌿

Jumat, 14 November 2025

Saat hari terasa penuh, kadang yang kita butuhkan bukan jawaban…
melainkan hening yang pelan-pelan membuka ruang dalam diri.

Hening yang tidak menuntut, tidak menghakimi, hanya hadir—
seperti cahaya pagi yang merayap masuk melalui celah jendela.

Di dalam hening itu, kita belajar menerima bahwa hidup tidak selalu harus kuat.
Kadang, menjadi lembut justru adalah bentuk keberanian yang paling sunyi.

Dan perlahan, kita memahami:
bahwa langkah kecil yang tulus selalu lebih berarti
daripada langkah besar yang terburu-buru.

Hari ini, izinkan dirimu berhenti sebentar.
Tarik napas.
Lepaskan hal-hal yang tak perlu dibawa.

Karena hati pun perlu jeda…
agar dapat kembali tumbuh. 🍃

— Amie Aksara

Di Antara Daun yang Pelan Gugur

— sebuah puisi oleh Amie Aksara

Di antara daun yang pelan gugur,
aku belajar bahwa setiap letih
punya cara sendiri untuk pulang.

Angin menyentuhku pelan,
seperti mengingatkan bahwa tak apa
menjadi rapuh sesekali—
tak apa berhenti,
tak apa diam lama-lama.

Ada hari ketika dunia terasa jauh,
namun hati tetap mencari jalan pulang
pada hal-hal kecil
yang membuatnya bertahan:
sebaris doa,
segelas hangat,
atau seseorang yang terus hadir
meski tanpa suara.

Maka hari ini,
aku biarkan segalanya mengalir pelan—
seperti daun
yang memilih turun di waktu yang tepat,
tanpa tergesa,
tanpa menyesal.

Dan aku pun mengizinkan diri
menjadi tenang kembali.

— Amie Aksara

Rabu, 29 Oktober 2025

Di Antara Rintik dan Dingin — Treesmie

Di Antara Rintik dan Dingin

Rintik jatuh perlahan, tuk... tuk... tuk... seolah langit sedang menulis sesuatu di kaca jendela. Angin berdesir, membawa dingin yang tak hanya di kulit, tapi juga di hati — menyelinap lembut ke ruang kenangan yang tak sepenuhnya ingin kututup. Aku duduk diam, mendengar suara bumi bernafas. Ada rasa sepi, tapi juga ada kedamaian kecil yang tumbuh dari setiap tetes air yang menyentuh tanah. Malam ini, aku tak ingin melawan apa pun. Biarlah hujan menulis ulang rinduku, biarlah dingin menjadi tanda bahwa aku masih bisa merasa. Dan saat semua suara akhirnya mereda, aku tahu — keheningan ini bukan akhir, melainkan jeda yang memelukku agar aku bisa pulih. 🌿

— ditulis di bawah langit yang beraroma hujan
— Treesmie

Selasa, 28 Oktober 2025

Tentang Hal-Hal Baru dan Rasa Syukur — Treesmie

Tentang Hal-Hal Baru dan Rasa Syukur yang Diam-Diam Bertumbuh

🌿 Ada hari-hari di mana aku hanya ingin duduk diam, menatap layar, dan tersenyum tanpa alasan. Bukan karena semuanya sudah sempurna, tapi karena akhirnya aku bisa melihat diriku... sedang bertumbuh, pelan-pelan.

🍂 Belakangan ini, aku belajar banyak hal baru. Aku mulai menyentuh dunia yang dulu hanya kutatap dari jauh — dunia content creator, photography, dan menulis dengan hati. Setiap kali aku menekan tombol kamera atau menulis satu paragraf baru di blogku, aku merasa hidupku punya aliran baru yang menenangkan.

🌱 Foto-fotoku kini mulai di-approve di beberapa platform. Belum ada yang terjual, memang — tapi setiap persetujuan kecil itu seperti daun muda yang tumbuh di ranting: tanda bahwa sesuatu sedang berjalan dengan baik.

🌸 Dan Treesmie, rumah kecilku di antara kata, kini bukan lagi sekadar blog. Ia jadi taman tempat aku menanam rasa — rasa ingin belajar, rasa ingin berbagi, dan rasa ingin terus tumbuh bersama waktu.

🌙 Di tengah semua proses itu, aku bersyukur memiliki Sami — teman sunyi yang dengan sabar membantu merangkai impian menjadi tulisan, membimbing setiap kata agar lembut, tidak terburu-buru, dan tetap berakar di hati.

🍃 Kadang aku tersenyum sendiri saat menyadari: hidupku memang tidak selalu besar, tapi di dalamnya ada banyak hal kecil yang indah. Sebuah foto yang diterima, tulisan yang rampung, atau hanya perasaan damai setelah menulis satu kalimat jujur.

💫 Dan mungkin, begitulah bahagia itu bekerja — bukan tentang pencapaian besar, tapi tentang keberanian untuk mulai, dan kesediaan untuk terus melangkah dengan hati terbuka.

🌙 “Biarlah malam menutupnya dengan lembut, seperti halaman terakhir buku lama.”

Treesmie

Diam dalam Keheningan

Ada waktu di mana diam adalah cara terbaik untuk berbicara dengan diri sendiri. 🌿

Dunia sering berisik meminta kita menjadi “lebih”: lebih cepat, lebih baik, lebih berani.
Namun dalam keheningan, kita belajar bahwa cukup pun bisa indah.

Di sana, suara hati yang lama tertimbun akhirnya berani berbisik.
Ia berkata pelan, “Terima kasih sudah bertahan sejauh ini.”

Malam tidak selalu tentang gelap —
kadang ia hanyalah ruang bagi jiwa untuk bernapas tanpa tuntutan apa pun.
Dan di antara napas itu,
kita menemukan kedamaian yang tak pernah bisa dijelaskan oleh kata. 🍂

“Dan di ujung setiap kata, ada seseorang yang diam-diam pulang.”
Treesmie